HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Jumat, 24 September 2021
Pendamping Keluarga Diperlukan Guna Turunkan Kasus Stunting
Pd. Panjang (Minangsatu) - Pembentukan Tim Pendamping Keluarga, bertujuan untuk menurunkan angka kasus stunting pada anak di Kota Padang Panjang. Hal tersebut mengemuka dalam forum rapat Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DSPPKBPPPA) yang berlangsung, Kamis kemarin di pendopo rumah dinas Walikota.
Rapat koordinasi bersama ini dipimpin Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang, dr. Dian Puspita Fadly Amran, Sp.JP, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Syahdanur, SH, MM, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Drs. Nuryanuwar, Apt, MM, M.Kes, Kepala DSPPKBPPPA, Drs. Osman Bin Nur, M.Si, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, Ade Nafrita Anas, SP, MP.
Menurut dokter Dian, tim pendamping keluarga ini sangat dibutuhkan untuk menurunkan angka stunting dengan target 14%.
“Kita sangat membutuhkan tim pendamping keluarga, itu bisa dari Bidan Desa yang ada di masing-masing kelurahan dan kader KB (Keluarga Berencana),” tutur Dian.
Sekarang, di Kota Padang Panjang angka stunting berada pada 16,1% per Agustus 2021. Ini sudah menunjukan penurunan dari tahun 2020 di angka 17,03%.
“Kini, kita berupaya untuk bisa mencapai 0%,” tambah Dian Puspita.
Sementara Kepala DKK, Nuryanuwar menyebutkan, stunting ini tidak hanya tentang gizi, juga bagaimana kesehatan lingkungan.
“Juga kesehatan calon pengantin (catin) yang akan berkeluarga. Ini dampaknya besar sekali terhadap keturunan, serta ketersediaan air bersih yang didapatkan,” terangnya.*
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BANK NAGARI PADANG PANJANG SALURKAN DANA KURBAN RP33 JUTA KEPADA BPIC
-
KETUA TP-PKK PADANG PANJANG MONITOR DAPUR MBG DEMI KEAMANAN PANGAN ANAK
-
PENGADILAN NEGERI TINGKATKAN MITIGASI BENCANA BERSAMA DAMKAR
-
WAWAKO ALLEX SAPUTRA LANTIK, PENGURUS BARU KARANG TARUNA
-
WAKO HENDRI ARNIS BERSAMA KAKANWIL DITJENPAS SUMBAR LEPAS BIBIT IKAN
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG